31 Oktober 2009
Bismillahirrohmanirrohim

Hadirilah..
Kajian Ilmiah Islamiyah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (Dauroh Bulanan)
bersama Al Ustadz Afifuddin As Sidawy hafidzahulloh dengan tema “Menuju Rumah Tangga Bahagia”
yang InsyaALLOH akan dilaksanakan pada,
Hari, tanggal : Ahad, 1 November 2009
Waktu : 09.30- selesai
Tempat : Masjid Nur Sulaiman Banyumas (Samping Alun-Alun Banyumas)
Peserta : terbuka untuk umum (pria dan wanita)
Baarokallohufiikum
31 Oktober 2009
Bismillahirrahmanirrahim,

Hadirilah,,,
TABLIGH AKBAR
“Menyelamatkan Generasi Muda dari Paham Teroris Khawarij”
bersama :
Al-Ustadz Luqman Ba’abduh
dilaksanakan pada :
klik infonya
4 Oktober 2009

Baarokalloh, selamat yaaa..untuk anda udah jadi ibu sekarang ..
Atau anda masih menunggu si buah hati yang dalam hitungan hari ini akan lahir? Atau malah masih lama? Atau masih belum dikarunia momongan? Ya ndak apa-apa, tetap bersabar dan berikhiar yaaa..
Hmmm..lihat judulnya “NIFAS” pasti pikiran kita langsung menuju pada kondisi ibu pasca melahirkan.
Yuppp, anda benar!
Tulisan kali ini memang membahas tentang kondisi nifas atau pasca melahirkan/postpartum. Nah kali ini, kita akan belajar tentang senam nifas.
Memang ada yaa?? Ada.
Seperti apa gerakannya?
Yukkkk kita ikuti instruksinya :
yukk diklik
30 September 2009

Yang namanya dede bayi itu emang makhluk ajaib yaaa?
Subhanalloh, makhluk semungil itu bisa melakukan banyak sekali hal.
Mulai ketika ditiupkan ruh oleh ALLOH..bergerak halus……menendang.. dan berputar di ruang munggil itu. Ruang penuh cinta dan ketentraman, rahim namanya.
Ketika lahir ke dunia dia pun sudah memulai menunjukan kepintarnnya. .
Pertama, dia akan menangis. Menakjubkan! Inilah pertama kalinya kita menangis didunia! Mengeluarkan suara pertama kalinya….
Kadang suka berfikir, lucu sekali ya suara dede bayi itu. Punya nada dan irama yang sama…oaakkk..oooaakkk… walupun dengan amplitudo yang berbeda.
lanjutkan yukk..
7 September 2009

“Para ibu hendaknya menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah adalah memberi makan dan pakaian pada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya dan ahli warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”
(Q.S. Al Baqarah : 233)
Mungkin sebagian dari kita (wanita khususnya) sudah tidak asing lagi dengan istilah Inisiasi Menyusu Dini alias IMD. Apalagi bagi wanita hamil yang tengah mempersiapkan kelahiran si kecil.. tentu dokter maupun bidan tenggah menjelaskan apa itu IMD dan seberapa penting untuk dilakukan.
Ada baiknya kita (kaum wanita yang tengah bersiap menjadi ibu dan akan menjadi ibu pada nantinya) mengetahui apa itu IMD dan apa saja manfaatnya.
INISIASI menyusu dini (IMD) atau dalam bahasa Inggrisnya disebut breast crawl merupakan suatu tindakan yang dilakukan manakala bayi yang lahir langsung mendapatkan ASI eksklusif yang memiliki kadar kolostrum tinggi (pada 1 jam pertama kelahiran) dengan cara meletakan bayi pada dada si ibu dan membiarkan bayi tersebut untuk menemukan puting payudara si ibu.
Pada dasarnya, seorang bayi yang normal memiliki refleks fisiologis (refleks yang normal ada pada bayi) yakni refleks menghisap. Dengan membiarkan si bayi menemukan puting payudara si ibu, maka secara langsung refleks fisiologis menghisap puting payudara ibu itu akan muncul. Hisapan pertama bayi akan memacu pengeluaran hormon prolaktin yang nantinya akan mengeluarkan air susu ibu yang mana pada awal kelahiran memiliki kandungan kolostrum yang cukup tinggi.
lanjutkan..
21 Juli 2009

Sudah terlalu lama bermanja ;
Pada waktu yang semakin menua.
Sekarang ;
Bukan saatnya berandai, berangan atau bermimpi.
Tapi...
Memberi BUKTI!!!
~* Kholilatus Sholihah*~
"...sungguh nikmat waktu itu sering terlupakan dan tersia-siakan....."
(menuju 27 agust '09 : Bismillah, mudahkan semuanya ya Rabb..aamiin)
13 Juli 2009
1. Abu Bakar Ash- Shiddiq
Saat Abu Bakar menjelang wafat, Aisyah berkata: “Demi umurmu! kekayaan takkan lagi berguna kalau nyawa sudah di tenggorokan dan dada sudah terasa sesak” Maka, Abu Bakar berkata,”janganlah berkata seperti itu namun katakanlah: وجائت سكرة الموت بالحق ذالك ماكنت
“Dan datanglah sekaratul maut dengan sebenar-benarnya. itulah yang kamu selalu lari darinya,”(Qaf: 19) Karena ayat itulah Abu Bakar mengatakan hal tersebut.( HR. Ahmad dalam Z-zuhud)
2. Umar bin Khaththab
Menjelang wafatnya, Umar berkata,” Sungguh celaka diriku dan ibuku,jika Allah tidak merahmatiku”(lih. At-Thabaqaat, ibnu saad)
3. Utsman bin Affan
Ketika beberapa sahabat masuk enemui utsman yang tengah menghadapi ajal, ia melantunkan:
“Saya melihat mati tak membuat orang sedih jadi kekal tak membiarkan kaum Ad menjadi penguasa bumi dan tempat-tempat tinggi
penghuni benteng tidur dalam benteng yang tertutup sementara kematian datang dari puncak gunung yang tinggi.”(lih. at-tabshiirah)
4. Ali bin Abi Thalib
Ketika Ali terluka Ia berkata kepada dirinya sendiri:
“kencangkanlah dadamu untuk menghadapi maut! karena sekarang mati akan mendatangi kamu
jangan takut pada kematian kalau ia sudah datang!”
dan yang lainnya…