Sekilas Tentang Faringitis Akut

Definisi

Faringitis (pharyngitis) didefinisikan sebagai peradangan faring.

Akut : terjadi dalam waktu yang cepat (hitungan hari ; umumnya dengan batasan 1 minggu)

Faringitis akut sendiri didefiniskan sebagai radang tenggorokan dengan rasa nyeri dan kering, khususnya sewaktu menelan, yang diikuti oleh pelembaban faring, kongesti (akumulasi berlebihan )selaput lendir, dan demam.

Etiologi

Faringitis umumnya bias disebabkan oleh berbagi jenis kuman. Namun yang paling sering adalah dari jenis bakteri seperti streptococcus β hemolitikus, streptococcus viridians dan streptococcus piyogenes. Namun virus pun bisa menyebabkan faringitis antara lain virus influenza (A dan B), parainfluenza (tipe 1-4), adenovirus dan ECHO.

lanjutkan..

Penularan

Pada umumnya, infeksi ini menular melalui kontak dan secret (lendir) dari hidung maupun ludah (droplet infection).

Gejala dan Tanda

–      Pada gejala awal penyakit, penderita umumnya merasakan rasa gatal dan kering pada tenggorokannya.

–      Malaise (kelemahan) dan juga sakit kepala merupakan gejala yang sering ditemukan karena adanya proses peradangan pada faring.

–      Selain itu, suhu tubuh bisa mengalami sedikit kenaikan (subfebris).

–      Eksudat (lendir) pada faring menebal (karena pada awal penyakit terjadi peningkatan produksi eksudat). Eksudat ini biasanya sulit untuk dikeluarkan. Untuk mengeluarkannya biasanya dengan batuk.

–      Suara menjadi parau/serak karena peradangan juga mengenali laring.

–      Selain itu, biasanya penderita mengalami kesulitan menelan (disfagia) akibat nyeri telan.

–      Nyeri bisa dirasakan hingga ke telinga.

–      Pada pemeriksaan akan dijumpai faring yang berwarna kemerahan dan kering.

–      Pada jaringan limfoid tampak berwarna kemerahan dan bengkak.

Diagnosis

Penegakan diagnosis umumnya tidak mengalami kesulitan, terutama dengan melihat gejala dan tanda yang dikiat dari penderita. Untuk dapat menentukan etiologi, dapat dilakukan biakan tenggorokan.

Pengobatan

Pengobatan secara medikamentosa umumnya menggunakan antimikroba, antibiotik (dalam dosis terapeutik), dapat pula dilakukan dengan cara irigasi hangat pada tenggorokan.

Selain itu pemberian cairan yang adekuat, menghindari makanan pedas, berminyak, mengandung vetsin, es juga disarankan.

*catatan logbook  PBL : Respiratory System blok (10 April 2007)

Refrensi : kamus kedokteran Dorland :1695,  BOIES THT, EGC.

Iklan

3 thoughts on “Sekilas Tentang Faringitis Akut

  1. Jazakillah khoyron makule Fath..
    dah diingatkan kembali^^
    dilarang maem pedas ma minum es tho!!!
    ditunggu makul selanjutnya bu..

    iyah pak…waiyyaka.
    insyaALLOH…
    tunggu jam kuliah berikutnya 🙂

  2. apakah jika terjadi nyeri dada termasuk jg faringitis akut krn ada jg gejala flu,batuk berdahak ,sesak napas dan jika dikaitkan dgn ISPA bagian atas

    bismillah ukhty fillah barakallohufiik. umumnya pada faringitis jarang ditemui nyeri dada. Bilamana ada, mungkin ada itu bukan gejala khas. nyeri dada harus dispesifikan lagi disebelah mana lokasinya? jenis nyerinya : seperti tertusuk, terbakar, atau terasa berat untuk bernafas? ada penjalaran? Dalam hal ini juga perlu dicurigai penyakit lain yg menyertai. semoga bisa membantu. silahkan dilenmgkapi keterangan kembali jika ingin melanjutkan pertanyaan sesuai dengan penjelasan saya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s