Pintu Rizki yang Terlupakan

batu_yang_sujud

Di saat seorang hamba sedang beribadah kepada Alloh subhanahu wa ta’ala, hendaknya ia menghadirkan hati dan fisiknya dalam keadaan khusyuk, tunduk merendah diri kepada Allah subhanahu wata’ala semata, ia hadirkan keagungan Allah subhanahu wa ta’ala dan merasa sedang bermunajat kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang Maha Kuasa. Sehingga keberadaannya seperti tersebut dalam hadits yang mulia: yang artinya

“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Bila engkau tidak dapat menghadirkan hati dan jasmani seakan melihatnya maka yakinlah bahwa Dia melihatmu.” (HR. Muslim no.93)

Barangsiapa dapat melakukan ibadah dengan gambaran seperti ini niscaya akan dimudahkan rezekinya. Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu mengabarkan dari Nabi shollollohu ‘alaihi wasallam sebah hadits qudsi: yang artinya

Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, pusatkan pikiran dan perhatianmu saat beribadah kepada-Ku niscaya aku akan memenuhi hatimu dengan kecukupan (kaya hati) dan Aku akan tutupi kefakiranmu (sehingga engkau merasa tidak butuh kepada makhluk namun hanya butuh kepada Allah saja). Bila engkau tidak melakukannya niscaya Aku akan memenuhi tanganmu dengan kesibukan (tidak pernah merasa cukup) dan aku tidak akan menutupi kefakiranmu (sehingga engkau mengemis-ngemis/ tergantung pada makhluk).” (HR. A-Tirmidzi no. 2466 dll, dishahihkan Al-imam Al-Albani rohimahullohu ta’ala dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi dan selainnya)

Ma’qil ibnu Yasar rodhiyallohu anhu, Rosululloh shollollohu ‘alaihi wasallam bersabda: yang artinya

Rabb kalian tabaroka wa ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, pusatkan pikiran dan perhatianmu saat beribadah kepada-Ku niscaya Aku akan memenuhi hatimu dengan kecukupan (kaya hati) dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan rezeki. Wahai anak Adam, janganlah engkau menjahui-Ku niscaya Aku akan memenuhi hatimu dengan kefakiran dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan (tidak pernah merasa cukup).” (HR. Al-Hakim dalam Mustadraknya, 4/326, At-Tirmidzi no.2466 dll, dishahihkan Al-Imam Al-Albani rohimahullohu ta’ala dalam Shahih Sunan A-Tirmidzi dan Ash-Shahihah, 3/347)

Dinukil dari tulisan: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Iklan

3 thoughts on “Pintu Rizki yang Terlupakan

  1. ima hadiiiir hehehe
    subhanallah semoga kita diberikan keihsanan dalam setiap amal ibadah kita ya ukh,.. ^^
    sayang fathy….

    iyahhhhhh….
    kangenn imaaaa…..

    aamiin..semangat! semangat!!

    sayang ima jugaaa…. 🙂

  2. Assalamu’alaykum…,

    maka dari itulah pentingnya ihsan bukan hanya islam dan iman.., Subhanalloh..,

    Ahh mbak fathy.., kangen neh!!!

    SEMANGAT ngejar dosen.. ^_^

    wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh….
    iyah adekuw sayang…
    kangen kamu juga nduk..
    *pas ada pulsa, insyaALLOH tak telpon nduk..

    semangaaattttttttttt!!!!

  3. he he Afwan ana juga pulsa nya abiz.. kemarin.
    Afwan…belum bisa bales sms-na ^_^

    iya nduk..laa ba’sa…
    masih mengejar dosen niy T_T

    *imelmu keren…ngikutlah kapan-kapan..hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s